Peringatan HUT Samarinda, Wali Kota Soroti Tantangan Fiskal dan Arah Pembangunan Kota

apalagi.net-SAMARINDA. Peringatan Hari Jadi ke-358 Kota Samarinda dan Hari Ulang Tahun ke-66 Pemerintah Kota Samarinda menjadi momentum refleksi sekaligus penegasan arah pembangunan daerah di tengah tantangan ekonomi nasional. Hal itu mengemuka dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Samarinda yang digelar Rabu (21/1/2026) malam.

Sidang paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kota Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, dipimpin Ketua DPRD Samarinda Helmi Abdullah. Dalam sambutannya, Helmi menekankan bahwa perjalanan panjang Samarinda harus menjadi pijakan untuk memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
Menurut Helmi, tema peringatan tahun ini,

“Solid Hadapi Tantangan, Maju Berkelanjutan”, mencerminkan kebutuhan kota untuk terus beradaptasi dengan perubahan, sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan. DPRD, kata dia, akan terus menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan secara optimal demi kepentingan masyarakat.

Wali Kota Samarinda Andi Harun dalam pidato utamanya menyoroti dinamika pembangunan kota yang semakin kompleks, terutama memasuki tahun 2026. Ia menilai kebijakan fiskal nasional dan tuntutan efisiensi anggaran menuntut pemerintah daerah lebih cermat dalam menyusun prioritas pembangunan.

Andi Harun menegaskan, efisiensi anggaran tidak boleh dipahami sebagai pengurangan pelayanan publik. Sebaliknya, efisiensi harus diarahkan untuk memperkuat produktivitas, menjaga stabilitas ekonomi daerah, serta mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

Dalam paparannya, Andi Harun menyebut Samarinda telah mengalami transformasi signifikan, dari kota yang bertumpu pada eksploitasi sumber daya alam menjadi kota modern dengan struktur ekonomi yang lebih beragam. Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya menjaga memori sejarah dan identitas kota yang tidak terlepas dari peran Kerajaan Kutai Ing Martadipura.

Sejumlah capaian pembangunan turut disampaikan, antara lain pertumbuhan ekonomi Samarinda yang mencapai 8,62 persen serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 sebesar 83,53, tertinggi di Kalimantan Timur. Pemerintah Kota Samarinda juga meraih sejumlah penghargaan nasional, termasuk opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

Menutup pidatonya, Andi Harun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan toleransi sebagai modal sosial pembangunan. Ia juga mengapresiasi peran DPRD, Forkopimda, tokoh masyarakat, dan insan pers dalam mengawal jalannya pemerintahan.

Peringatan Hari Jadi Kota Samarinda dan HUT Pemkot Samarinda tahun ini dilaksanakan secara sederhana sebagai bagian dari upaya efisiensi anggaran, dengan fokus pada penguatan pelayanan publik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Berita terbaru...

spot_imgspot_img

Related articles

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_img