apalagi.net-SAMARINDA. Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji meminta Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kalimantan Timur memperkuat perannya sebagai organisasi kader pemuda yang berkontribusi langsung terhadap pembangunan daerah, terutama melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat dan peningkatan kapasitas generasi muda.
Permintaan tersebut disampaikan saat pelantikan Pengurus Wilayah GP Ansor Kalimantan Timur masa khidmat 2024–2028 yang berlangsung di Aula Kadrie Oening Tower, Sempaja, Samarinda, Minggu (25/1/2026).
Seno Aji menilai, di tengah perubahan sosial dan tantangan ekonomi yang semakin kompleks, organisasi kepemudaan dituntut tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial-keagamaan, tetapi juga menghadirkan program konkret yang menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti penguatan UMKM, pengembangan kewirausahaan pemuda, serta kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Ia menyampaikan pesan Gubernur Kalimantan Timur agar GP Ansor dapat membangun sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kaltim dalam mewujudkan visi pembangunan daerah, khususnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, kesejahteraan masyarakat, dan ketahanan pangan.
Menurut Seno, kepengurusan baru GP Ansor Kaltim diharapkan mampu mengembangkan organisasi yang inklusif, progresif, dan adaptif terhadap dinamika zaman, tanpa meninggalkan nilai dasar perjuangan dan jati diri sebagai bagian dari Nahdlatul Ulama (NU).
“Jabatan organisasi bukan sekadar struktur, tetapi amanah ideologis, sosial, dan kebangsaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Seno Aji.
Ia juga menekankan bahwa pelantikan pengurus seharusnya dipahami sebagai awal pengabdian, bukan akhir dari perjuangan. Nilai keikhlasan dan semangat pengabdian, kata dia, harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Lebih lanjut, Seno Aji menyebut GP Ansor selama ini telah menunjukkan kontribusi penting dalam menjaga nilai keagamaan, kebangsaan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Peran tersebut dinilai semakin relevan di tengah tantangan disrupsi teknologi, dinamika ekonomi global, serta potensi gesekan sosial dan ideologis.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, lanjutnya, memandang GP Ansor sebagai mitra strategis dalam penguatan sumber daya manusia, ketahanan sosial, dan moderasi beragama di daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharudin melantik H Murjani sebagai Ketua PW GP Ansor Kalimantan Timur periode 2024–2028. Addin juga menyematkan jaket Banser kepada Wakil Gubernur Kalimantan Timur dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim, M Faisal.
Pelantikan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Timur, Ketua PW NU Kaltim HM Fauzi Achmad Bahtar, jajaran pengurus NU dan GP Ansor, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kepemudaan.
