apalagi.net-KUTIM. Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap politik terus dilakukan Anggota DPRD Kalimantan Timur, Apansyah, melalui kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) ke-3 yang digelar di Desa Manubar, Kecamatan Sandaran, Kabupaten Kutai Timur, Sabtu (11/4/2026).
Dalam kegiatan bertema “Literasi Politik untuk Kemajuan Demokrasi Daerah” itu, warga diajak memahami pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi, mulai dari memahami hak politik hingga ikut mengawasi kebijakan pemerintah.
Apansyah mengatakan, rendahnya literasi politik dapat membuat masyarakat mudah terpengaruh informasi yang tidak benar. Karena itu, pendidikan politik dinilai penting agar masyarakat mampu bersikap kritis terhadap berbagai isu yang berkembang.
“Pemahaman politik yang baik akan membuat masyarakat lebih bijak dalam menyikapi informasi dan aktif berpartisipasi dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia menilai demokrasi tidak hanya sebatas pelaksanaan pemilu, tetapi juga bagaimana masyarakat ikut terlibat dalam proses pengawasan pemerintahan serta penyampaian aspirasi secara terbuka.
Menurut Apansyah, masyarakat yang memiliki wawasan politik yang baik akan mampu mendorong terciptanya pemerintahan yang transparan dan berpihak pada kepentingan publik.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan pilihan politik. Ia berharap masyarakat dapat menjadikan demokrasi sebagai sarana membangun daerah, bukan memecah persaudaraan.
Dalam kegiatan tersebut, narasumber Mulyadi turut memaparkan pentingnya pendidikan politik hingga tingkat desa. Ia menyebut keterlibatan masyarakat dalam mengawal kebijakan pemerintah menjadi bagian penting dalam memperkuat demokrasi di daerah.
Melalui kegiatan itu, masyarakat Desa Manubar diharapkan semakin memahami pentingnya literasi politik sebagai bekal membangun demokrasi yang lebih sehat, partisipatif, dan berkualitas.
