apalagi.net-SAMARINDA. Anggota DPRD Kalimantan Timur, Agus Suwandi, menekankan bahwa transparansi dalam pengelolaan anggaran daerah menjadi kunci utama menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) ke-2 yang digelar di Kelurahan Air Hitam, Samarinda, Minggu (15/3/2026).
Dalam kegiatan yang berlangsung di kawasan Gang Kejaksaan, Jalan AW Syahrani itu, Agus Suwandi menjelaskan bahwa praktik pemerintahan yang demokratis tidak hanya diukur dari proses pemilihan umum, tetapi juga dari bagaimana anggaran daerah dikelola secara terbuka dan bertanggung jawab.
Menurutnya, pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus dilakukan secara transparan agar masyarakat dapat mengetahui proses perencanaan hingga realisasi penggunaan anggaran.
“Transparansi anggaran menjadi bagian penting dalam sistem demokrasi. Ketika masyarakat mengetahui bagaimana anggaran disusun dan digunakan, maka kepercayaan terhadap pemerintah juga akan semakin kuat,” ujar politikus Partai Gerindra tersebut.
Dalam forum diskusi itu, Agus Suwandi juga menegaskan bahwa masyarakat perlu memiliki akses terhadap informasi terkait proses penyusunan kebijakan anggaran daerah. Ia menilai keterlibatan publik dapat menjadi bentuk pengawasan agar penggunaan anggaran berjalan sesuai aturan.
Kegiatan tersebut turut menghadirkan akademisi Dadang Imam Ghozali serta tokoh Pemuda Muhammadiyah, Mohamad Yuhdi, sebagai narasumber yang memberikan pandangan mengenai pentingnya transparansi dalam tata kelola pemerintahan.
Agus Suwandi menambahkan, DPRD Kalimantan Timur akan terus berupaya memastikan setiap kebijakan anggaran disusun secara akuntabel dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas. Ia berharap pengelolaan keuangan daerah dapat berjalan lebih terbuka sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
